Berikut Ini, Tips atau Cara Mengahadapi Wanita yang Sedang Puber

6 Ciri-Ciri Hamil Bayi Perempuan | Popmama.com

Setiap manusia tentunya akan selalu mengalami perubahan dalam hidupnya, baik secara alamiah maupun tidak. Perubahan alamiah yang terjadi biasanya dikenal dengan masa pubertas, dimana masa ini merupakan masa transformasi yang sangat unik. Banyaknya pertanyaan terkait ciri ciri hamil anak perempuan, ciri-ciri perempuan pubertas dan sebagainya. Menjadikan banyak sekali informasi yang disajikan terkait hal tersebut.

Nah, kali ini kita akan khusus membahas hal yang jarang diperhatikan padahal cukup penting yaitu bagaimana menghadapi wanita yang sedang pubertas, simak berikut.

  1. Bicarakan dengannya

Umumnya masa pubertas sering tidak disadari langsung oleh orang-orang, maka dari itu langkah pertama yang harus dilakukan yaitu beritahukan padanya bahwa ia sedang mengalami masa pubertas, dimana masa itu merupakan masa yang sangat wajar ia alami. Tetapi ingat, ketika pertanyaan yang ia lontarkan belum bisa kita jawab, maka sebaiknya kita tidak boleh menggurui atau sok tahu, tetapi lebih kepada mencari jawabannya berasama-sama.

Dengan begitu, ia bisa menjadi lebih percaya diri dan cara tersebut juga dapat membuat ia yakin bahwa ia bisa nyaman berbicara pada kita.

  1. Lebih peka

Ketika kita berada di posisi sebagai orang tua, maka jangan pernah kita membuat ia merasa lebih kebingungan akan apa yang sedang ia alami. Oleh karena itu sangat penting bagi orang tua atau sosok terdekat dari anak tersebut untuk menjadi lebih perasa atau peka. Mungkin saja kita bisa bertanya pada guru di sekolahakan apa yang sedang ia alami ketika beraktivitas di sekolah. Selain itu jangan pernah ragu untuk mengambil suatu tindakan jika dirasa ada hal yang dapat membuat anak merasa terganggu seperti pelecehan seksual, bullying, dan hal lainnya.

  1. Memberikan bimbingan

Tentu saja kita sebagai orang tua atau sosok terdekat dari anak yang sedang mengalami pubertas untuk selalu memberikan pengertian serta bimbingan akan apa yang sedang ia alami dan ia hadapi dimasa yang akan datang. Hal itu perlu dilakukan agar anak tidak salah dalam mengambil langkah atau tindakan yang nantinya dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Untuk itu bimbingan dan kesabarang sangat diperlukan oleh anak ketika mulai memasuki masa pubertas. Jika hal itu dilakukan, bisa dipastikan ia akan menghadapi masa pubertas dengan baik.

  1. Menjadi orang tua yang asyik

Banyak sekali anak yang lebih memilih untuk tidak menceritakan apa yang ia alami terhadap orang tua, sehingga anak cenderung diam atau bahkan memilih untuk bercerita pada orang lain. Tentu saja, hal ini cukup berbahaya bagi sang anak. Biasanya anak tidak ingin bercerita karena orang tua yang selalu memarahi, menggurui atau tidak asyik untuk diajak berbicara. Oleh karena itu, usahakan untuk menjadi orang tua sekaligus teman bicara bagi anak-anak, apalagi jika anak tersebut sudah memasuki masa pubertas.

Dengan berperan sebagai orang tua yang asyik, maka sangat kecil kemungkinan untuk tidak menceritakan apapun atau bahkan lebih memilih untuk bercerita kepada orang lain.

Nah, itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan seputar beberapa tips atau cara menghadapi anak yang sedang mengalami masa pubertas. Tentu kita sebagai orang tua sudah sepatutnya untuk menjaga anak kita agar tidak melakukan penyimpangan yang berdampak terhadap masa depan sang anak nantinya, terimakasih.