Panduan Mengatur Keuangan Setelah Libur Sekolah: 7 Tips Praktis yang Efektif

 

Pusing dengan pengeluaran selama liburan? Bagi orang tua yang sudah punya anak di usia sekolah akan bertambah pusing lagi jika usai liburan. Pasalnya selain harus menghitung ongkos liburan, persiapan untuk masuk sekolah pun akan menjadi beban keuangan baru.

 

Tenang saja, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatur keuangan setelah liburan sekolah. Apalagi saat ini ada banyak aplikasi keuangan dan aplikasi kredit yang membantumu dalam mengatur keuangan dengan lebih praktis dan mudah tanpa harus mahir Excel. Berikut ini adalah ulasannya;

1. Evaluasi Pengeluaran Saat Liburan

Tahap pertama yang perlu dilakukan adalah mengevaluasi pengeluaran saat liburan. Cara melakukan evaluasi yang paling mudah adalah membandingkan antara budget yang direncanakan dengan realisasi pengeluaran. Jika pengeluaran lebih kecil daripada budget artinya kamu bisa mengatur keuangan dengan efisien, namun jika sebaliknya, artinya kamu harus menganalisa bagian-bagian mana saja yang terdapat over-budget.

 

Tandai pengeluaran yang melebihi anggaran agar bisa dilakukan penghematan di kemudian hari. Sehingga kamu tidak melakukan kesalahan yang sama dalam mengelola keuangan saat liburan. Biasanya pengeluaran yang tidak dianggarkan seperti belanja oleh-oleh atau jajan makanan saat liburan.

2. Atur Budget dengan Realistis

Tahap selanjutnya adalah mengatur budget dengan realistis. Realistis disini maksudnya adalah jangan sampai pengeluaran melebihi dari pemasukan. Maka, catat secara jujur berapa pemasukan setiap bulan. Setelah itu, lakukan anggaran dengan memprioritaskan dana darurat, tabungan serta investasi.

 

Kemudian setelah itu anggaran untuk kebutuhan pokok seperti sandang, pangan dan papan. Barulah sisanya bisa digunakan untuk hiburan, pendidikan dan liburan. Jangan lupakan juga untuk menyisihkan dana untuk wakaf, infaq ataupun sedekah. Bisa juga diproyeksikan tabungan untuk berkurban di tahun berikutnya sehingga bisa berkurban setiap tahun.

3. Pilih Prioritas Kebutuhan

Prioritas kebutuhan biasanya berupa kebutuhan dasar, tagihan rutin seperti listrik, air, gas, internet hingga kuota dan BPJS kesehatan dan terakhir adalah pendidikan. Jika diurutkan tentu saja setiap orang punya skala prioritas yang berbeda-beda apalagi jika ada yang sudah punya cicilan KTA, KPR atau cicilan kendaraan.

 

Maka, kamu harus pandai-pandai dalam mengatur prioritas kebutuhan bulanan. Misalnya jangan sampai kebutuhan ngopi bulanan melebihi dari budget investasi, apalagi alokasi dana darurat. Jika sudah demikian, kamu harus mengurangi prioritas paling rendah atau paling ekstrim dengan menghapus dari anggaran.

4. Lakukan Pengamatan dari Evaluasi Pengeluaran

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan penghematan. Misalnya dengan membeli sayuran atau makanan diskon di malam hari. TIdak buruk namun memang kurang segar untuk dikonsumsi. Hal-hal penghematan lainnya adalah dengan menggunakan promo dan diskon untuk belanja kebutuhan. Cara lain adalah dengan substitusi barang atau merek dengan fungsi yang serupa. Misalnya jika dulu pakai sabun seharga 16.000 ribuan per pouch bisa dikurangi dengan sabun seharga 12.000 per pouch.

5. Optimalkan Penggunaan Aplikasi Keuangan

Ada beberapa aplikasi keuangan gratis yang bisa kamu optimalkan untuk mengatur serta merencanakan keuangan. Selain itu kamu bisa mencatat secara langsung beberapa pengeluaran harian sehingga pengeluaran bisa dimonitor dengan mudah. Selain itu, pencatatan bisa di-export dengan mudah dalam bentuk excel sehingga bisa memudahkan kamu untuk menganalisa hingga tracking pengeluaran harian, bulanan bahkan bisa direcap hingga sampai pemasukan dan pengeluaran tahunan.

 

Selain itu, ada juga aplikasi kredit yang bisa kamu manfaatkan untuk berbagai kebutuhan dengan bunga yang sangat rendah dari Kredivo. Kredivo sudah terdaftar di OJK sehingga relatif lebih aman. Bunga cicilan hanya 2.6% dengan tenor 6 hingga 12 bulan. Untuk tagihan bulanan bisa manfaatkan paylater tanpa ada bunga.

 

Malahan, untuk cicilan 3 bulan tidak dikenai bunga sama sekali, hanya dikenakan biaya administrasi sebesar 3% dari total barang. Jika total keranjang Rp500 ribu, maka adminnya hanya perlu bayar Rp15.000 saja. Terjangkau sekali bukan? Daftar dan ajukan member premium sekarang lewat Aplikasi Kredivo yang bisa kamu unduh dari Play Store maupun App Store dengan mudah untuk mendapatkan limit pinjaman hingga Rp50 juta.

6. Ajak dan Minta Dukungan Keluarga

Bagi keluarga muda tentu mengatur anggaran harus didukung oleh keluarga inti. Seperti budgeting yang sudah dilakukan benar-benar dikomunikasikan agar tujuannya tercapai dengan dukungan bersama. Misalnya jika dana sedang tipis, keluarga komitmen untuk mengurangi jajan di luar tapi masak di rumah dengan kebersamaan yang tentu saja sama.

7. Catat dan Perbaiki Anggaran Secara Berkala

Dari beberapa evaluasi yang sudah dilakukan, cobalah untuk memperbaiki budgeting sehingga kondisi keuangan menjadi lebih efisien namun tetap efektif. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan budget. Sehingga jika ada kegiatan yang bersamaan tetap bisa dilakukan dengan melakukan efisiensi biaya. Wal hasil tahun depan tetap bisa liburan tanpa harus mengorbankan persiapan biaya masuk sekolah karena sudah paham bagaimana cara mengoptimalkan kondisi keuangan keluarga.