
Banyak pengusaha baru yang semangat merintis bisnis, tapi justru terjebak di masalah paling dasar: mencampur uang pribadi dan uang usaha. Kelihatannya sepele, tapi efeknya bisa panjang, dari bingung menghitung keuntungan, nggak sadar modal habis, sampai akhirnya keuangan jadi berantakan.
Masalah ini bukan soal besar kecilnya omzet. Sekecil apapun bisnismu, kalau keuangan nggak tertata, arah pertumbuhannya juga bakal kabur. Jadi kalau kamu ingin bisnis yang sehat dan berumur panjang, mulailah dari kebiasaan kecil: pisahkan uangmu.
Punya Rekening Terpisah Itu Wajib
Langkah paling masuk akal dan mudah dilakukan adalah memisahkan rekening. Jangan menunggu bisnismu besar dulu baru buka rekening baru. Justru sejak awal, pisahkan rekening pribadi dan usaha agar arus kas lebih jelas.
Dengan punya rekening khusus usaha, kamu bisa lebih mudah melacak berapa yang masuk dan keluar, tahu kapan bisnis untung atau rugi, dan menghindari penggunaan uang usaha untuk belanja pribadi secara impulsif. Sekarang sudah banyak aplikasi bank digital yang bisa bantu kamu buka rekening tanpa perlu antre di cabang.
Gaji Diri Sendiri, Jangan Ambil Seenaknya
Salah satu alasan banyak pengusaha kecil mencampur uang pribadi dan bisnis adalah karena merasa semuanya milik sendiri. Padahal, cara pikir seperti ini yang justru bikin bingung dan nggak terarah.
Kamu perlu menentukan berapa penghasilan yang boleh kamu ambil dari usaha. Misalnya, kamu bisa tetapkan 20-30% dari profit bersih tiap bulan sebagai “gaji” untuk kebutuhan sehari-hari. Sisanya biarkan tetap di rekening bisnis untuk putaran modal, operasional, atau tabungan bisnis.
Pakai Tools yang Bikin Hidup Lebih Mudah
Kalau kamu masih mengandalkan catatan manual atau sekadar mengingat-ingat arus kas, lambat laun pasti kewalahan. Salah satu cara paling realistis buat bantu kamu tetap disiplin adalah menggunakan aplikasi yang memang dirancang untuk bantu mengelola keuangan bisnis.
Gunakan aplikasi pencatatan transaksi, atau lebih praktis lagi, manfaatkan aplikasi bank digital yang bisa sekalian mencatat, memisahkan, dan mengelola keuangan secara otomatis. Beberapa aplikasi bahkan memungkinkan kamu membuat beberapa akun tabungan dalam satu aplikasi untuk berbagai tujuan, seperti dana operasional, pajak, atau simpanan darurat.
Saatnya Kenal Krom Bank, Aplikasi Bank Digital yang Cocok untuk Pengusaha
Kalau kamu butuh aplikasi bank digital untuk bantu pisahkan keuangan pribadi dan bisnis, Krom Bank bisa jadi pilihan tepat. Krom Bank berizin OJK dan Bank Indonesia, serta menjadi peserta penjaminan LPS, jadi aman dan terpercaya.
Kamu bisa buka hingga 40 tabungan dan deposito untuk memisahkan dana modal, operasional, hingga pajak. Tabungan berbunga hingga 6% per tahun, sementara deposito bisa sampai 8,75% dan tetap fleksibel dicairkan tanpa penalti.
Gratis transfer 100x per bulan dan tanpa biaya admin, Krom Bank dirancang agar kamu bisa kelola uang usaha lebih praktis, efisien, dan bertumbuh. Cocok untuk pengusaha yang ingin bisnisnya lebih tertata sejak awal.
Kalau kamu ingin bisnis lebih tertata dan keuangan makin sehat, pisahkan uang pribadi dan usaha dari sekarang. Mulai langkah cerdasmu dengan Krom Bank, aplikasi bank digital aman dan fleksibel untuk bantu uangmu tumbuh. Download Krom Bank sekarang!