Perbedaan antara Fintech Syariah dan Konvensional

Secara umum, antara Fintech Syariah dan Konvensional hampir sama dan tidak menampakkan perbedaan. Kedua-duanya memiliki fungsi layanan keuangan secara digital.

Namun faktanya ada perbedaan yang terlihat saat Anda mengajukan pinjaman, yakni terdapat pada akad dalam pembiayaan. Dimana menggunakan uang yang jelas, berdasarkan syariat Islam, dan tidak merugikan salah satu pihak.

Apa Perbedaan antara Fintech Syariah dan Konvensional?

Saat ini, populasi penduduk Indonesia yang beragama Islam lebih kurang 86,7 persen. Jumlah tersebut merupakan peluang yang besar bagi perkembangan keuangan syariah di negara ini. Ditambah lagi dengan semakin banyak yang mulai mempelajari ilmu syariah, sehingga peminat untuk berkecimpung di bidang syariah pun semakin bertambah.

Lalu, apa itu fintech syariah, dan apa pula perbedaan antara Fintech Syariah dan Konvensional? Menurut Fatwa MUI, fintech syariah adalah penyelenggaraan jasa keuangan berdasarkan atas prinsip syariah. Fintech syariah dalam pelaksanaannya juga harus mengacu pada Fatwa Dewan Syariah.

Dalam fintech syariah, tidak dikenal dengan istilah riba dan bunga. Oleh karena itu, fintech syariah tidak menerapkan bunga kepada peminjam. Pada saat perusahaan fintech syariah meminjamkan uang kepada pengelola dana, pinjaman tersebut adalah bersifat kerja sama.

Maka jangan heran kalau masyarakat kini sudah banyak yang beralih ke jenis fintech P2P Lending syariah. Selain mereka percaya dengan prinsip yang dijalankan karena berlandaskan dengan islam, penerapannya pun terbilang sangat membantu sekali. Masyarakat tidak merasa dibebankan dengan bunga juga denda yang ada.

Sebagian besar fintech yang ada saat ini memang masih fintech konvensional.  Namun, karena Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya muslim, maka tidak tertutup kemungkinan fintech syariah juga akan semakin bertambah.

Setelah Anda tahu perbedaan secara garis besar antara Fintech Syariah dan Konvensional, maka bijaklah dalam memilih. Jangan lupa untuk selalu cermat dan teliti saat akan mencari fintech P2P lending jenis apapun. Jangan sampai menjadi penyesalan karena dana yang didapat tidak sesuai dengan keinginan.

Semoga ulasan di atas bermanfaat yah, tidak hanya untuk Anda pribadi tetapi juga untuk orang-orang terdekat Anda!