Scuba Diving Seru di Pantai Senggigi: Petualangan Tak Terlupakan di Bawah Laut Lombok

Jujur saja, saya sempat ragu untuk mencoba scuba diving. Bukan karena takut air, tapi karena saya pikir itu terlalu ekstrem. Tapi semua berubah ketika saya akhirnya memutuskan untuk mencobanya di Pantai Senggigi, Lombok. Dan sejak saat itu, saya benar-benar jatuh cinta.

Senggigi bukan tempat yang asing buat saya. Dulu saya ke sini hanya untuk menikmati sunset dan suasana pantai yang tenang. Tapi kali ini, tujuannya beda. Saya datang untuk menjelajah dunia bawah laut yang katanya menyimpan pesona luar biasa — dan ternyata benar adanya.

Perjalanan Nyaman Menuju Senggigi

Saya berangkat dari Mataram bersama dua teman. Kami sepakat untuk tidak membawa kendaraan sendiri dan memilih layanan wisatalombokplus.com agar bisa lebih santai. Sopir yang mengantar kami sangat ramah dan tahu banyak tentang area Senggigi. Sepanjang jalan, dia berbagi cerita soal sejarah pantai ini, perubahan sejak zaman dulu, dan spot-spot diving yang katanya jarang dikunjungi wisatawan biasa.

Perjalanan jadi lebih menyenangkan karena kami tak perlu pusing soal arah, parkir, atau kondisi jalan. Kami bisa menikmati pemandangan garis pantai yang panjang dengan air laut yang memantulkan cahaya matahari pagi.

Tiba di Pantai Senggigi: Tenang, Bersih, dan Penuh Energi

Begitu tiba, suasana langsung bikin rileks. Senggigi punya karakter pantai yang unik — pasir hitam bercampur putih, ombak yang cukup bersahabat, dan pemandangan laut lepas yang memanjakan mata. Kami langsung menuju ke salah satu penyedia jasa diving yang direkomendasikan sopir tadi. Di sana kami dibekali alat, instruksi singkat, dan pendamping yang sudah berpengalaman.

Saya awalnya agak grogi. Tapi begitu mulai menyelam dan tubuh terbiasa dengan tekanan, semua rasa takut langsung hilang. Dunia bawah laut Senggigi benar-benar menakjubkan.

Menyelam di Senggigi: Dunia Lain yang Menyambut Hangat

Saya masih ingat momen pertama kali melihat karang berwarna ungu dan merah muda, ikan-ikan kecil yang bergerak serempak seperti parade, dan gelembung-gelembung udara dari napas saya yang naik ke permukaan. Semua terasa seperti mimpi.

Di kedalaman tertentu, kami menemukan spot karang berbentuk seperti jari-jari tangan yang menjulur ke atas. Di situ, kami melihat kawanan ikan badut yang bersembunyi di balik anemon. Tidak jauh dari situ, saya sempat melihat penyu lewat pelan dengan gerakan anggun seperti penari balet. Pemandangan ini tak akan saya lupakan seumur hidup.

Setelah Diving: Duduk Santai di Pinggir Pantai

Setelah sesi diving selesai, kami duduk di warung pinggir pantai menikmati kelapa muda dan pisang goreng. Rasanya makin nikmat setelah menghabiskan waktu di laut. Angin sore di Senggigi cukup sejuk, dan suara ombaknya seperti alunan musik yang menenangkan hati.

Kami ngobrol soal pengalaman masing-masing selama di bawah air. Ternyata teman saya melihat lebih banyak jenis ikan, sementara saya fokus pada karang dan penyu. Tapi semua sepakat: diving di Senggigi itu bukan sekadar kegiatan, tapi pengalaman spiritual.

Tips Scuba Diving di Senggigi untuk Pemula

Buat kamu yang baru pertama kali mau coba diving, Senggigi adalah tempat yang ramah untuk pemula. Berikut beberapa tips dari pengalaman saya:

1. Pilih waktu pagi atau siang awal

Visibilitas air terbaik biasanya di pagi hari. Selain itu, cuaca juga lebih bersahabat.

2. Gunakan jasa transportasi terpercaya

Supaya nggak capek dan lebih fleksibel, pakai layanan lombok private transport atau travel yang menyediakan antar-jemput. Saya pribadi merasa lebih santai karena tidak perlu mengurus detail perjalanan sendiri.

3. Dengar instruktur dan jangan panik

Saat menyelam, tenang adalah kunci. Dengarkan arahan dari penyelam profesional, dan nikmati setiap detik di bawah air.

4. Jangan lupa kamera underwater

Beberapa penyedia diving menyediakan dokumentasi. Tapi kalau kamu punya sendiri, itu nilai plus! Banyak momen yang wajib diabadikan.

5. Jaga lingkungan laut

Jangan menyentuh karang atau memberi makan ikan. Biarkan mereka tetap alami agar keindahan ini bisa dinikmati generasi berikutnya.

Senggigi, Tempat Dimana Alam dan Pengalaman Bertemu

Banyak yang bilang Senggigi sekarang mulai sepi dibanding dulu. Tapi bagi saya, justru itu kelebihannya. Kita bisa menikmati suasana yang lebih tenang, tidak terburu-buru, dan lebih dekat dengan alam.

Yang saya sukai dari Senggigi adalah aksesnya yang mudah. Cukup naik mobil dari Mataram selama kurang lebih 45 menit, kamu sudah bisa sampai di salah satu destinasi laut terbaik di Lombok. Terlebih lagi, banyak layanan Lombok transport yang bisa mengantar-jemput kamu kapan saja — tinggal duduk, nikmati perjalanan, dan bersiap untuk petualangan.

Cocok untuk Solo Trip atau Liburan Bareng

Saya pribadi lebih suka jalan-jalan santai tanpa rombongan besar. Tapi Senggigi juga cocok buat liburan keluarga atau honeymoon. Pantainya aman, pemandangan romantis, dan kegiatan seperti scuba diving bisa dilakukan bersama-sama.

Kalau kamu ingin eksplor lebih jauh, banyak pilihan kendaraan wisata Lombok yang bisa disewa harian dengan sopir lokal. Selain aman, mereka juga sering berbagi insight soal tempat makan, spot foto, atau cerita-cerita lokal yang menarik.